Berita BOYOLALI SIAP MENUJU ERA DIGITALISASI



Posted on: 14 Feb 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Harapan Bupati Boyolali dalam menjadi Kabupaten Boyolali yang berkonsep kota cerdas dengan sebutan “Smart City” perlahan akan segera terwujud. Hal ini ditandai dengan launching Smart City yang diresmikan secara langsung oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro di halaman gedung Smart City Center Kabupaten Boyolali, pada Rabu (14/2) siang. Keunggulan gedung ini salah satunya dapat tahan gempa hingga 6 skala richter.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali, Abdul Rahman menjelaskan gedung yang telah selesai tahap pembangunan infrastruktur pada akhir 2017 lalu ini dilengkapi dengan jaringan dan teknologi pendukung berupa fiber optik. Kelengkapan lain yang dimiliki gedung Smart City Center antara lain anti cyber, dan direncanakan dalam satu tahun maksimal 1,6 jam saat ada gangguan sebagai jaminan pengguna server milik Kabupaten Boyolali.

 

“Memiliki tingkat kemampuan kerja 99,982 persen. Tidak rentan terhadap gangguan yang terencana karena terdapat sandi tertentu untuk memasuki gedung,” lanjut Abdul.

 

Sementara itu, Bupati Seno mengungkapkan apresiasi dengan terwujudnya suatu gedung yang menggunakan komponen teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja serta kualitas hidup warga Boyolali. Dalam rangka mewujudkan e-Goverment tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali saat ini telah banyak menerapkan kurang lebih 80 aplikasi berbasis teknologi.

 

“Melalui Gedung Smart City Center ini Boyolali menuju era digitalisasi,” ujar Bupati Seno.

 

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Seno juga melaunching aplikasi telepon dengan tidak menggunakan pulsa. Aplikasi telepon yang menggunakan jaringan internet atau disebut VOIP (Voice of Internet Protocol). Bupati Seno mempraktekkan dengan menelepon salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Boyoalli menggunakan aplikasi VOIP.

 

Sebelum dan sesudah menelepon ditunjukkan pulsa reguler pada telepon tersebut masih tetap dan tidak berkurang. Bupati Seno mengapresiasi salah satu aplikasi sederhana ini akan diwujudkan di seluruh wilayah di Kabupaten Boyolali.

 

“Luar biasa, tahapan demi tahapan sudah kita lalui, jadi apa yang saya janjikan untuk satu juta masyarakat Boyolali akan terwujud dengan telepon gratis meski saya hanya menyediakan free wifi,” kata Bupati Seno.

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız