Berita RAPAT KOORDINASI KAJIAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT ANTRAKS KABUPATEN BOYOLALI

Posted on: 10 Aug 2018 Oleh DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOYOLALI

         Boyolali. Kabupaten Boyolali merupakan daerah yang beresiko penyebaran penyakit antraks. Kebutuhan lahan untuk pembangunan perumahan dan alih fungsi lahan sangat diperlukan dewasa ini terkait dengan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi. Bakteri antraks dapat membentuk spora untuk bertahan hidup dan dapat tetap hidup di alam sampai dengan lebih dari 60 tahun. Jika dilakukan penggalian untuk pembangunan di lokasi yang pernah digunakan untuk penguburan bangkai hewan terjangkit antraks di khawatrikan akan menyebabkan penyebaran kembali spora antraks yang ikut terkubur bersama bangkai hewan.

        Untuk mengantisipasi potensi menyebarnya penyakit antraks, terutama di lokasi penguburan bangkai hewat terjangkit antraks, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta akan melakukan kajian terhadap faktor risiko antraks di Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pengambilan sampel lingkungan dengan bekerjasama dengan Balai Veteriner Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kab. Boyolali serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali.

        Rapat koordinasi dilakukan pada tanggal 9 Agustus 2018. Hadir dalam rapat ini perwakilan dari BBTKLPP Yogyakarta, Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Klego, kelapa Desa Karangmojo serta peserta dari Dinas Kesehatan. Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati Pelaksanaan pengambilan sampel direncanakan tanggal 15-16 Agustus 2018 dan 29-30 Agustus 2018.

Berita

Pengumuman

Link SKPD